GLITTER

10 Hal yang Bisa Menghancurkanmu di Usia 20an

September, 18 2018 | Glitter

Sadari 10 hal yang bsa menghancurkan hidupmu mulai sekarang ya!

Memasuki usia 20an, tentu kita bakal sibuk mengeksplorasi apa yang ada di depan mata. Sayangnya, gak semua hal tersebut berdampak baik buat diri kita lho!

Kadang rutinitas harian membuat jemu dan juga bisa menghancurkanmu di usia 20an. Padahal, jika memilih jalan yang tepat, kamu bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan tentunya lebih produktif.

Sebelum terlambat, cek yuk 10 hal yang bisa menghancurkanmu di usia 20an berikut ini!

1. Terlalu fokus memikirkan cinta

Hidup kita emang gak jauh-jauh dari asmara. Apalagi bagi kamu yang berusia 20an. Kamu pasti pernah dong menglami cinta monyet, cinta yang mendalam, pacaran, patah hati, ataupun cinta bertepuk sebelah tangan.

Terlepas dari masa-masa indahnya mengekplorasi cinta dan perasaan, kamu sebenarnyaa punya banyak waktu untuk memikirkan hal lain dan juga berkarya.

KDrama: What's Wrong With Secretary Kim?

2. Terlalu tergantung pada orangtua dan keluarga

Di usia 20an, harusnya kamu sduah bisa mandiri tanpa tergantung dengan orangtua dan juga keluarga. Setidaknya kamu bisa mandiri dalam menentukan arah hidupmu.

Memutuskan pilihan-pilihan yang ada di depan mata saat ini tanpa mengandalkan orang lain.

3. Menghabiskan banyak waktu di dunia maya

Sosial media memang memiliki dampak yang positif. Kita bisa melihat dan terkoneksi dengan mudah dengan orang-orang yang jauh di mata.

Namun, jika kamu menghabiskan banyak waktu di sosial media hingga lupa untuk berkarya dan mengapresiasi kehidupanmu secara nyata juga bahaya lho.

Istirahat dulu deh dari smartphone dan puasa dari dunia maya. Kamu jadi bisa lebih fokus dan produktif dengan pekerjaan/passionmu.

KDrama: What's Wrong With Secretary Kim?

4. Membandingkan diri dengan orang lain

Menginjak usia 20an, kamu akan melihat teman-temanmu satu persatu memilih jalan hidupnya masing-masing. Ada yang sukses di awal dengan passionnya, ada yang sukses melanjutkan pendidikan seperti yang dicita-citakannya, ada yang sudah menemukan pasangan yang diimpikan, dll.

Bukan masalah kok untuk membandingkan diri, asalkan kamu tahu apa yang harus diperbuat setelahnya. Justru kesuksesaan orang lain bisa jadi motivasi untukmu menjadi sukses pula.

Dan diantara banyak pilihan untuk ikut berbahagia atas kebahagiaan orang lain, mengapa harus memilih sedih dan iri?

5. Tidak melakukan self-love

Di usia berapapun, mencintai diri sendiri sangatlah penting. Itulah salah satu skill bertahan hidup yang mesti dimiliki. Dalam hidup, kita gak selalu senang, bahagia dan selalu ceria kan?

Saat kamu tahu cara mencintai diri sendiri, kamu gak akan mudah goyah dengan berbagai masalah dlam hidup. Justru mengenal dan menintai diri sendiri bisa membuat dirimu lebih dewasa dan kuat.

KDrama: What's Wrong With Secretary Kim?

6. Menghabiskan waktu kosong untuk bekerja

Saat memasuki dunia kerja, kamu akan kehilangan sebagian pikiranmu untuk urusan pekerjaan. Adanya tekanan dari pekerjaan kadang membuatmu harus memaksimalkan waktu agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

Sayangnya, waktu istirahat dan waktu senggang yang kamu miliki ikut tersita untuk memikirkan pekerjaan. Padahal adanya keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan juga perlu lho.

Gunakan waktu bekerja untuk bekerja dan waktu istirahat untuk merileksasikan tubuh dan pikiranmu.

7. Bertahan di pekerjaan gak gak bikin happy

Sama dengan sekolah, kita juga akan menghabiskan banyak waktu bahkan bertahun-tahun lamanya di tempat kerja. Itu artinya, kamu akan berkutat dengan pekerjaan hampir setiap hari bersama orang-orang yang sama pula.

Gak sedikit juga yang jenuh dengan pekerjaan yang gak disenangi. Semata-mata hanya karena terpaksa dan 'terlanjur basah' sehingga mereka memutuskan untuk bertahan. 

Pernah gak kamu berpikir, mungkin saja lho pekerjaan yang terus menerus gak bikin kamu bahagia sama dengan mengurangi waktumu untuk berkarya sesuai passionmu.

KDrama: What's Wrong With Secretary Kim?

8. Menutup hati

Ada yang bilang "putus cinta itu biasa". Buat mereka yang pernah mengalami putus cinta lebih dari dua kali mungkin biasa saja. Tapi buat kamu yang baru mengalaminya, jangan buang waktu dan energi karena patah hati ya.

Apalagi sampai harus menutup rapat hati buat orang lain. Meski begitu, membuka hati bukan berarti kamu mengizinkan dirimu untuk balas dendam dan menyakiti orang lain.

Jika membuka hati hanya untuk balas dendam, justru kamu akan rugi sendiri karena menyita energi gak penting. Mencintai dengan tulus sama dengan memberi energi baru buat dirimu sendiri.

9. Membiarkan dirimu dikontrol orang lain atau sebaliknya

KDrama: What's Wrong With Secretary Kim?

Mengontrol hidup orang lain sama buruknya dengan dikontrol orang lain. Setiap orang pasti punya kehendaknya masing-masing. Sehingga gak ada alasan untuk kamu mengontrol atau dikontrol orang lain.

Batasan kamu bisa dikontrol adalah ketika kamu gak menyadari kalau perbuatan dan pilihanmu bisa merugikan orang lain ataupun diri sendiri.

10. Merasa terlalu tua untuk melakukan sesuatu

Gak sedikit orang yang meras terlalu tua untuk belajar sesuatu. Termasuk mereka yang berusia 20an yang sudah selesai mengenyam pendidikan.

Padahal, belajar itu gak melihat usia, waktu ataupun tempat. Setiap hal yang terjadi dalam hidup, dan setiap waktu yang kamu habiskan di dunia ini harusnya untuk terus mengembangkan diri dan belajar.

Sayang deh, justru di usia 20an kamu punya energi yang banyak, relasi, serta waktu untuk mengekplorasi diri.


Berbagi Yuk!